Hal-hal Yang Harus Diperhatikan Ketika Membangun Bisnis di Instagram

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan Ketika Membangun Bisnis di Instagram

Bisnis di Instagram – Membangun bisnis telah menjadi pekerjaan yang dilakoni oleh hampir semua orang di dunia. Hal ini terjadi karena bisnis menawarkan omset yang menjanjikan,

 namun lebih fleksibel untuk dilakukan. Anda bisa menjalankan bisnis dimanapun dan kapanpun anda berada, seperti ketika di rumah maupun ketika anda sedang bercengkrama dengan teman-teman anda. Mudah bukan?

Kemudahan tersebut terjadi karena telah tersedia platform yang dapat
mempermudah anda untuk berbisnis yakni media sosial. 

Media sosial yang memiliki
peluang besar bagi kelangsungan bisnis anda saat ini adalah Instagram. 

Hal ini
terjadi karena saat ini instagram merupakan salah satu media sosial besar yang
memiliki banyak pengguna, sehingga membangun bisnis di Instagram tentunya dapat
mendatangkan banyak peluang bagi bisnis anda.

 

Namun walaupun begitu, anda tetap perlu memperhatikan beberapa hal dalam membangun bisnis di Instagram agar bisnis anda dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. 

Salah satu caranya adalah dengan mendatangkan calon konsumen ke akun Instagram anda agar produk atau jasa yang anda tawarkan dapat dikenal oleh calon konsumen anda. 

Namun, anda tidak bisa hanya berharap bahwa konsumen akan datang kepada anda dengan sendirinya karena Instagram memiliki kriteria tertentu dalam mendorong suatu konten untuk dapat sampai ke pengguna mereka.

 

target audiens

Oleh karena itu, hal-hal ini pun harus diperhatikan dalam membangun bisnis di Instagram

1. Engagement Rate (ER)

Engagement Rate atau ER ini sendiri merupakan jumlah rata-rata interaksi yang diberikan audience terhadap konten anda. 

Jumlah ini dapat anda lihat melalui insight pada setiap konten yang anda unggah pada akun anda. Namun, ER hanya dapat dilihat jika anda telah beralih ke business account. 

Jumlah ini penting untuk diperhatikan agar anda dapat memantau apakah konten yang anda unggah berhasil menarik audience untuk berinteraksi dengan konten anda atau tidak.

2. Reach

Jumlah reach adalah jumlah audience di luar followers anda yang menjangkau dan mengklik konten yang anda unggah. Jumlah ini juga penting untuk diperhatikan karena anda dapat mengetahui bahwa konten yang anda unggah dapat sampai ke orang-orang di luar dari audience akun anda. Hal ini pun menandakan bahwa konten anda bermanfaat karena Instagram menyampaikan konten anda ke orang banyak di luar dari audience anda.

3. Impressions

Impressions adalah jumlah berapa kali konten anda dilihat oleh audience

Oleh karena itu, impressions bisa datang dari followers akun anda maupun non-followers dan bisa datang dari berbagai hal seperti dari home, profile, serta hashtag yang anda gunakan dalam mengunggah konten tersebut.

 Oleh karena itu, pastikan bahwa hashtag yang anda gunakan sudah relevan dengan konten yang anda unggah ya!

4. Profile Visit

Setelah impressions, anda dapat beralih ke hal yang lebih mendalam yakni profile visit

Jumlah profile visit ini juga perlu diperhatikan karena hal tersebut menandakan bahwa audience diluar followers anda merasa tertarik dalam melihat konten-konten yang anda buat sehingga mereka pun memutuskan untuk mengunjungi profile anda untuk melihat konten-konten anda yang lainnya. 

Maka pastikan bahwa anda membuat konten-konten yang menarik namun tetap relevan dengan bisnis anda ya.

Nah, itu adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membangun bisnis di Instagram. Kuncinya adalah anda harus tetap bersabar sambil menunggu pertumbuhan akun dan konten anda menjadi semakin besar, karena hal tersebut tidak dapat diperoleh secara instant. Tetap semangat dalam buat konten-konten yang menarik agar semakin banyak audience yang berdatangan dan menjangkau akun anda ya!

Yuk Ketahui Apa Itu Teknik Copywriting AIDA

teknik AIDA

Copywriting telah menjadi hal yang umum dilakukan terutama di dalam dunia periklanan.

  Copywriting dibutuhkan untuk mempromosikan suatu produk atau jasa yang ingin dipasarkan melalui kata-kata atau kalimat sehingga jumlah pembeli atau konsumen dapat meningkat.

 Dalam beriklan, copywriting tentu diperlukan karena konsumen tidak hanya tertarik kepada visual yang disajikan melainkan juga kepada tulisan. 

Hal ini terjadi karena tulisan menjadi informasi pelengkap dari produk atau jasa yang ditawarkan, mengingat anda tidak bisa memasukkan semua informasi ke dalam 1 konten visual.

Karena copywriting sangat diperlukan dalam dunia periklanan,
maka teknik-teknik yang digunakan dalam penulisan copywriting pun
beragam 
yang tentunya dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dari produk atau
jasa yang anda tawarkan. 

Salah satu teknik copywriting yang sudah dikenal
dan paling banyak digunakan adalah teknik
copywriting AIDA. Apa itu
teknik
copywriting AIDA? 

Teknik copywriting AIDA adalah teknik penulisan copy yang terdiri dari beberapa tahapan. Tahapan ini dimaksudkan agar copy yang dihasilkan lebih cepat dan lebih efektif 

karena terdiri dari beberapa tahapan yang tentunya terstruktur dengan rapi dan teratur. Apa saja tahapan dalam penulisan copywriting AIDA? Yuk simak di bawah ini..

 

1. A – Attention

Pada tahap ini, anda diharuskan untuk menulis sesuatu yang menarik sehingga dapat menarik minat pembaca atau konsumen untuk membaca copy anda lebih lanjut. 

Hal yang ditulis pada tahap ini merupakan judul/headline yang menarik yang dapat membuat pembaca penasaran sehingga mereka akhirnya akan ‘kepo’ terhadap isi keseluruhan dari tulisan anda.

Judul/headline yang menarik dapat dimulai dari permasalahan yang biasa dialami pembaca atau konsumen anda sebelum mereka mengenal produk atau jasa yang anda tawarkan.

2. I – Interest

Setelah anda menulis judul/headline yang menarik, tugas anda selanjutnya adalah menulis sesuatu yang dapat membangkitkan perhatian dan minat dari pembaca atau konsumen anda.

 Salah satu hal yang dapat disajikan pada bagian Interest adalah data pendukung terkait penggunaan produk atau jasa anda maupun data pendukung dari masalah yang dihadapi audience atau konsumen anda.

Selain data, anda juga dapat menuliskan fakta-fakta tertentu yang dapat membuat audience atau konsumen anda merasa bahwa permasalahan yang mereka hadapi perlu diatasi dengan produk atau jasa yang anda tawarkan sehingga hal ini pun akan membuat mereka terus membaca copy anda lebih lanjut.

3. D – Desire

Pada tahap desire, anda perlu menuliskan sesuatu yang dapat membuat audience atau konsumen anda merasakan keinginan untuk membeli dan menggunakan produk atau jasa anda. 

Oleh karena itu, anda dapat menuliskan manfaat-manfaat dari produk atau jasa anda pada tahap ini. Namun ingat! Hindari menuliskan fitur-fitur tertentu yang tidak dimengerti oleh orang awam.

 Sebaliknya, tuliskan manfaat-manfaat apa saja yang bisa didapatkan audience atau konsumen anda dari fitur-fitur yang tersedia tersebut.

4. A – Action

Tahap terakhir dalam penulisan copywriting AIDA adalah Action. Pada tahap ini, anda akan menulis kalimat yang disebut dengan Call To Action

yakni kalimat yang dapat menarik audience atau konsumen anda untuk melakukan suatu tindakan nyata terhadap produk atau jasa anda. 

Namun, tindakan nyata tersebut tidak melulu hanya meminta audience atau konsumen anda untuk membeli produk atau jasa anda melainkan dapat meminta mereka untuk 

mengunjungi website anda, mem-follow akun media sosial anda, men-download e-book yang anda tawarkan secara gratis, hingga mendaftar keanggotaan.

Jika anda telah selesai menuliskan masing-masing bagian dari copywriting AIDA, maka anda pun dapat menggabungkannya menjadi satu kesatuan kalimat 

yang dapat anda gunakan untuk mempromosikan produk atau jasa anda. Semoga informasi ini bermanfaat dan jangan lupa untuk diterapkan ya!

Yuk, pesan sekarang.
Buat janji dulu aja
dengan team kami.

Follow Us

Email:

tuvideo.id@gmail.com
Phone: 0821.61.200.500

Studio design yang menawarkan jasa 

bidang animasi iklan, desain grafis, 

website, dan media sosial. 

Dengan kualitas terbaik.

Follow Us

Email:

tuvideo.id@gmail.com
Phone: 0821.61.200.500