5 Kesalahan Yang Seringkali Dilakukan Dalam Marketing di Media Sosial

 

 

Marketing merupakan kegiatan yang banyak dilakukan dalam menjalankan bisnis dan merupakan hal wajib yang harus dilakukan agar bisnis yang anda jalankan dapat diketahui banyak orang dan hal ini tentunya dapat meningkatkan penjualan anda. Oleh karena itu, marketing merupakan hal yang umum terutama di dunia bisnis.

Walaupun marketing bisa dilakukan dengan banyak cara dan teknik, namun dalam praktiknya banyak kesalahan yang dilakukan oleh para pelaku bisnis dalam menerapkan teknik marketing untuk bisnisnya tersebut. Hal ini pun tentunya akan berdampak terhadap penjualan karena marketing yang tidak tepat tidak akan efektif untuk membantu meningkatkan penjualan.

Kesalahan marketing di media sosial yang biasa terjadi disebabkan karena terdapat perbedaan platform media sosial yang digunakan karena berbeda platform, tentu akan berbeda juga perlakuan, pendekatan, dan strategi marketing yang harus diberikan.

 

Berikut adalah beberapa kesalahan yang seringkali dilakukan oleh para pelaku bisnis dalam menerapkan kegiatan marketing di media sosial:

1. Selalu Menggunakan Tipe Konten Yang Sama

Dalam melakukan marketing, penggunaan tipe konten yang sama secara berulang tidaklah efektif. Hal ini akan menyebabkan audience anda merasa bosan dengan konten yang anda sajikan, walaupun isi dari konten anda beragam dan bermanfaat. Karena diketahui bahwa penggunaan visual dalam media sosial sangatlah penting dan efektif untuk meningkatkan engagement audience terhadap media sosial anda. Konten visual yang menarik dapat pula menarik lebih banyak audience sehingga anda sebagai pelaku bisnis tentunya diharapkan untuk membuat konten dengan tipe visual yang berbeda-beda.

Tipe konten yang bisa anda gunakan untuk media sosial diantaranya video singkat maupun panjang, foto produk, infografis yang berisi banyak informasi, poster, ataupun konten lainnya yang memiliki desain bermacam-macam sesuai dengan kreativitas anda. Jadi pastikan anda selalu menggunakan tipe konten yang berbeda-beda di setiap unggahan anda agar audience anda tidak bosan ya!

2. Tidak Memiliki Strategi Marketing Yang Jelas

Tidak memiliki strategi marketing yang jelas dalam menjalankan sebuah bisnis adalah hal yang riskan karena dalam menjalankan marketing untuk bisnis anda, tentunya diperlukan strategi marketing yang jelas agar langkah-langkah, apa saja yang mau anda lakukan dalam marketing ini, serta tujuan dari kegiatan marketing anda dapat tergambarkan dengan lebih jelas dan terstruktur. Tanpa penjabaran strategi marketing yang jelas, anda akan bingung mengenai strategi apa yang akan anda lakukan dalam meningkatkan engagement media sosial maupun untuk meningkatkan penjualan. Akibatnya, kegiatan marketing bisnis anda pun tidak dapat dilaksanakan dengan lancar sesuai dengan keinginan anda.

3. Tidak Melihat Feedback Dari Audience

Feedback dari audience anda di media sosial juga merupakan salah satu hal terpenting untuk diperhatikan. Hal ini terjadi karena tujuan anda dalam membuat konten di media sosial adalah untuk dilihat dan disaksikan oleh audience anda agar brand anda dapat lebih dikenal oleh audience. Namun apa jadinya jika anda membuat konten yang tidak disukai atau tidak sesuai dengan audience anda? Tentunya mereka pun tidak akan betah untuk melihat-lihat konten media sosial anda dan akan memilih pergi dari akun media sosial anda.

Oleh karena itu, sangat penting untuk meminta feedback dari audience anda mengenai jenis konten seperti apa yang ingin mereka saksikan dan ingin mereka ketahui dari anda untuk meningkatkan pengetahuan mereka mengenai brand anda. Selain untuk mengedukasi audience anda, konten ini juga dapat meningkatkan promosi dan marketing brand anda karena audience pastinya akan semakin betah dan puas dengan konten-konten yang anda sajikan jika anda mendengarkan feedback dari mereka. Dan tidak menutup kemungkinan juga bahwa mereka akan tertarik dengan brand anda dan akan melakukan transaksi pembelian di kemudian hari atau mempromosikan brand anda kepada kerabat-kerabat mereka.

4. Tidak Melakukan Analisis Pada Media Sosial

Analisis pada media sosial setelah anda mengunggah 1 konten adalah hal yang penting untuk dilakukan. Dengan melakukan analisis, anda dapat lebih mudah mengevaluasi hasil konten yang telah anda buat. Anda dapat lebih mudah mengetahui jenis konten mana yang efektif untuk meningkatkan engagement akun media sosial anda dan jenis konten mana yang efektif untuk menambah followers.

Dengan begitu, hal ini pun akan lebih mempermudah anda kedepannya untuk menentukan jenis konten apa yang akan dibuat berdasarkan tujuan yang ingin anda capai di media sosial tersebut.

5. Menggunakan Platform Yang Terlalu Banyak

Dalam melakukan strategi marketing, penggunaan terlalu banyak platform dinilai kurang efektif karena dapat menyebabkan ketidakfokusan.

 

Loh, bukannya justru semakin banyak platform itu semakin bagus ya? Kegiatan marketing-nya akan lebih lancar karena bisa mempromosikan ke lebih banyak orang.

 

Memang benar, namun jika anda sebagai pelaku bisnis tidak bisa fokus dalam mengurus kegiatan marketing pada banyak platform tersebut, maka tidak akan ada gunanya anda menggunakan banyak platform. Anda tidak bisa mengunggah konten yang sama untuk platform yang berbeda-beda karena berbeda platform, akan berbeda juga konten yang harus diunggah dan perlakuan yang harus diberikan. Oleh karena itu, gunakan platform yang paling tepat dan sesuai untuk mempromosikan brand anda.

 

Di atas ini adalah beberapa kesalahan yang kerap dilakukan oleh para pelaku bisnis dalam menerapkan strategi marketing untuk mempromosikan produk dan jasa yang ditawarkan. Kesalahan dalam sebuah  strategi merupakan hal yang umum terjadi karena terlalu banyaknya pengguna strategi yang sama dapat membuat banyak orang melakukan banyak cara atau improvisasi sesuai dengan kebutuhan mereka. Namun jika anda ingin strategi marketing anda berjalan dengan lancar dan efektif, usahakan untuk menghindari kelima hal di atas ya..!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *